Pemesanan
Pesan, bayar, atau perubahan maksimal jam 3 sore untuk pengantaran esok harinya.
Tata cara pesan
Kamu mungkin bertanya-tanya seperti apa sih warna darah haid yang subur? Apalagi kalau kamu menyadari kadang warna darah bisa berubah-ubah tiap kali kamu menstruasi.
Warna darah haid dipengaruhi oleh perubahan hormon dan kondisi kesehatan seseorang, makanya kadang kamu mengalami warna yang lebih gelap atau lebih terang.
Warna darah haid subur adalah merah terang atau merah gelap kecokelatan. Darah haid berwarna terang menandakan bahwa itu adalah darah segar.
Menstruasi biasanya dimulai dengan warna merah terang dan menggelap saat masa menstruasi akan berakhir. Beberapa wanita juga mengalami darah merah terang sepanjang periode menstruasi.
Merah gelap yang kecokelatan atau kehitaman juga merupakan warna darah haid yang normal, lho! Warna gelap ini disebabkan darah yang teroksidasi karena tersimpan lama di rahim, biasanya muncul di awal atau di akhir menstruasi.
Tapi kalau darah haid hitam dibarengi dengan bau busuk, demam, susah buang air kecil, gatal, dan bengkak di vagina, itu bisa jadi gejala sedang terjadi penyumbatan di vagina.
Selain warna kemerahan, ciri darah haid yang subur lainnya yakni:
Baca Juga: Keluar Darah Padahal Sudah Haid? Ini 10 Penyebab dan Solusinya
Untuk menjaga siklus menstruasi tetap teratur, minumlah Detox for Women's Health seminggu sekali.
Jus ini dibuat khusus untuk mengembalikan keseimbangan hormon wanita. Minum jus detox juga membantu mengurangi nyeri haid dan mood swing akibat haid.
Ada juga jus Wild Flower yang bisa kamu minum setiap hari. Jus 3 diva buah ini membantu menjaga menstruasi tetap teratur dan berjalan dengan normal.
Jumlah darah menstruasi yang normal adalah antara 2-3 sdm dalam satu hari. Jadi, darah haid banyak nggak menandakan bahwa kamu subur.
Bahkan, ketika kamu mengalami haid dua kali dalam sebulan, bukan berarti subur juga ya.
Tandanya jumlah darah yang nggak normal di antaranya:
Kemungkinan penyebabnya adalah masalah pada organ reproduksi atau hormon, infeksi seperti penyakit radang panggul, kelainan darah, minum obat pengencer darah (termasuk aspirin), atau memakai alat kontrasepsi IUD.
Ketika kamu kehilangan banyak darah saat menstruasi, kamu bakal kehilangan sel darah merah, dan itu dapat menyebabkan anemia defisiensi besi.
Gejala anemia yang perlu kamu waspadai yaitu sesak napas, merasa lemah dan lelah, pucat, dan detak jantung berdebar cepat.
Dapat disimpulkan bahwa menstruasi yang deras itu nggak subur, tapi justru bisa menjadi tanda masalah kesehatan.
Diskusikan dengan dokter kalau kamu khawatir tentang pendarahan yang nggak teratur atau sangat banyak selama menstruasi.
Baca Cerita: Gracia, Akhirnya Ngerasain Mens Tanpa Drama Berkat Detox
Menstruasi nggak normal merupakan tanda awal masalah kesehatan dan hormon. Bahkan, siklus menstruasi pun dapat mempengaruhi kesuksesan program hamil yang sedang kamu jalani.
Berikut ciri-ciri darah haid tidak normal untuk kamu perhatikan:
Baca Juga: Sebulan Haid 2 Kali, Apakah Tandanya Subur?
Warna darah haid yang nggak normal bisa disebabkan karena perubahan hormon, obat, atau kondisi kesehatan.
Makanya, supaya darah haid bisa kembali subur dan normal, sekaligus haid kembali lancar, pastikan kamu melakukan gaya hidup yang sehat.
Contohnya, berolahraga teratur, menjaga berat badan, mengonsumsi makanan kaya vitamin dan mineral, serta rutin minum jus detox 1x seminggu. Yuk, mulai dari sekarang!