Pemesanan
Pesan, bayar, atau perubahan maksimal jam 3 sore untuk pengantaran esok harinya.
Tata cara pesan
Banyak informasi tentang penyakit asam lambung, tapi masih banyak yang bingung dan terjebak di dalamnya.
Saat ini sudah bertambah banyak penderita dari penyakit asam lambung, bahkan di usia muda.
Sudah saatnya kamu mengetahui dan memahami segala tentang penyakit asam lambung secara singkat, sederhana, dan aplikatif.
Sebelumnya, kita harus tahu dulu apa sih Asam Lambung itu?
Asam lambung adalah cairan asam yang dihasilkan lambung untuk mencerna segala makanan padat yang masuk.
Setiap kali kita makan, asam lambung akan keluar untuk mencerna.
Masalah timbul saat produksinya terlalu banyak atau terlalu sering.
Cairan asam lambung dapat dengan cepat merusak dinding lambung dan sekitarnya.
Maag adalah kumpulan gejala dari kondisi peradangan di lambung akibat produksi asam lambung yang tinggi.
Hal ini juga mengakibatkan kondisi mikroorganisme di lambung menjadi berantakan dan ikut merusak.
Apabila ditambah dengan lemahnya katup atas lambung, maka terjadilah yang disebut GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).
GERD adalah kondisi keluarnya asam lambung ke kerongkongan.
Hal ini menyebakan kerusakan dan luka di kerongkongan dan sekitarnya.
Apabila kerusakan tersebut mencapai leher dan sekitarnya, terjadi yang disebut LPR (Laryngopharyngeal Reflux).
Istilah Maag itu sendiri sangat jarang digunakan di kalangan medis & ilmiah.
Namun, untuk membantu masyarakat lebih mudah memahami masalah asam lambung, kita akan tetap gunakan istilah tersebut disini.
Maag memiliki gejala yang khas karena lokasinya terjadi hanya di lambung.
Apabila Maag sudah terjadi cukup lama, akan ada tekanan darah rendah atau anemia.
Gejala pada GERD sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda.
Gejala pada GERD umumnya juga ada di LPR.
Beberapa kondisi mungkin akan muncul gejala yang berbeda.
Tetapi, apabila ada 1-3 gejala diatas, kamu dapat curiga kemungkinan ada penyakit asam lambung tersebut.
Secara normal, lambung kita memiliki cairan lapisan pelindung.
Cairan ini menjaga agar dinding lambung tidak rusak saat ada asam lambung dan bakteri jahat yang banyak.
Hal tersebut yang menyebabkan lambung dapat dengan mudah rusak.
Produksi asam lambung tidak menjadi tinggi secara tiba-tiba.
Cukup banyak bukan yang dapat memicu asam lambung tinggi.
Sayangnya, hal tersebut banyak sekali dijumpai dan tidak sengaja lakukan.
Maag terjadi saat lapisan pelindung rusak dan asam lambung sangat tinggi.
GERD dan LPR terjadi saat katup atas lambung ikut melemah.
Katup tersebut harusnya menahan apapun yang masuk tetap di lambung.
Semua penyebab di atas tidak terjadi sekaligus.
Semuanya terjadi secara bertahap dan perlahan, bahkan tidak disadari.
Penting sekali harus selalu peka terhadap tubuh dan kebiasaan yang dilakukan setiap hari untuk pencegahan dini.
Diperkirakan ada >60% penderita penyakit asam lambung belum pernah periksa ke dokter.
Ada yang ingin melakukan tindakan sendiri dulu, ada yang memilih untuk didiamkan saja.
Tentunya, kadang membuat tambah cemas saat periksa dan dapat diagnosa yang mengkhawatirkan.
Namun, pemeriksaan dini lebih baik agar dapat melakukan tindakan dan pencegahan sebelum lebih parah.
Selain dari obat dokter, kamu dapat menambah cara alami untuk atasi gejala.
Penyakit asam lambung umumnya terjadi akibat dari pola hidup yang tidak seimbang.
Hanya sekitar 10-20% disebabkan karena kondisi genetik atau anatomi tubuh.
Masih banyak yang dapat dilakukan untuk pencegahan.
Kuncinya adalah pola hidup sehat yang seimbang secara konsisten dan jangka panjang.
Manfaat yang didapat bukan hanya terhindar dari penyakit asam lambung, tetapi juga penyakit kronis lain yang lebih berbahaya.
Semoga informasi ini dapat membantu kamu lebih paham tentang penyakit asam lambung.
Serta, mendapatkan beberapa ide atau inspirasi yang dapat kamu lakukan sehari-hari untuk mengatasi dan mencegah penyakit asam lambung.