Pemesanan
Pesan, bayar, atau perubahan maksimal jam 3 sore untuk pengantaran esok harinya.
Tata cara pesan
Buat sebagian wanita, nyeri haid bisa terasa nggak terlalu menyakitkan, tapi banyak juga wanita yang mengalami nyeri luar biasa setiap kali menstruasi.
Rasa sakit itu bisa bikin kamu nggak nyaman, bahkan sampai mengganggu aktivitas.
Penyebab nyeri haid bisa diakibatkan beberapa faktor, mulai dari kondisi kesehatan sampai gaya hidup yang buruk.
Untuk tahu lebih jelas kenapa kalau haid perut sakit, yuk simak ulasan di bawah ini!
Sebelum membahas penyebab perut sakit saat haid, ketahui dulu ciri-ciri nyeri haid:
Nah, ini dia alasan di balik kenapa saat menstruasi perut sakit:
Kondisi hormon dalam tubuh yang tidak seimbang menyebabkan banyak komplikasi seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), kista ovarium, atau endometriosis yang mengganggu fungsi dan meningkatkan rasa sakit saat haid.
Miom merupakan salah satu alasan mengapa saat haid perut terasa sakit. Tumor jinak ini tumbuh di dinding rahim dan menyebabkan rasa nyeri hebat saat menstruasi.
Penyebab nyeri haid berikutnya adalah adenomiosis, yaitu kondisi saat jaringan yang melapisi rahim bertumbuh, kemudian menjadikan rahim tebal dan membesar.
Baca Juga: Kista Ovarium: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
Radang panggul adalah infeksi di sistem reproduksi wanita yang biasanya disebabkan karena penyakit menular seksual. Radang panggul dapat menjadi penyebab kenapa haid pertama sakit.
Buat beberapa wanita, pembukaan leher rahim mereka kecil, sehingga menghambat aliran menstruasi. Nah, stenosis serviks ini menyebabkan tekanan yang menyakitkan di dalam rahim saat haid.
Kalau kamu sering merokok, kebiasaan ini bisa menjadi penyebab kenapa ketika haid perut terasa sakit.
Merokok akan mempersempit pembuluh darah yang dapat menyebabkan rasa sakit. Merokok juga memengaruhi keseimbangan hormon, sehingga bikin menstruasi terasa nyeri.
Baca Cerita Sukses: Arnintya, Kulit Makin Glowing dan Mens Lancar Setelah Detox
Makanan juga jadi salah satu faktor utama penyebab nyeri haid. Makanan tinggi gula, garam, lemak, dan kafein merupakan makanan yang bisa meningkatkan peradangan tubuh.
Makanan inflamasi meningkatkan pelepasan hormon prostaglandin, yang menyebabkan rasa sakit di tubuh, termasuk saat sedang menstruasi.
Lemak yang tidak sehat dan makanan manis juga dapat menghambat penyerapan nutrisi dan meningkatkan reaksi inflamasi.
Makanan sehat seperti buah, sayuran, dan asam lemak omega-3 dapat mencegah dan mengurangi nyeri haid.
Stress yang berlebih dan berkepanjangan menyebabkan tubuh lebih sensitif dengan rasa sakit, sehingga nyeri perut saat haid makin menyakitkan.
Bukan cuma nyeri, haid bisa telat karena stress yang berlebihan, lho.
Nggak cuma bikin haid nggak teratur, berat badan yang berlebihan (overweight) atau kurang (underweight) menjadi faktor kram menstruasi.
Makanya, kamu harus menjaga berat badan dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan kaya gizi.
Kalau kamu punya masalah overweight, bantu turunkan berat badan dengan minum jus Detox Low Calorie yang dapat meningkatkan pembakaran lemak melalui proses detoksifikasi alami tubuh.
Baca Juga: 7 Cara Memperlancar Haid yang Bisa Kamu Ikuti
Setelah mengetahui berbagai penyebab sakit perut saat haid, lalu bagaimana cara meredakan nyeri haid?
Untuk mengobati nyeri haid, kamu dapat melakukan perubahan gaya hidup seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, dan mengurangi stres,
Kamu juga bisa mengompres bagian tubuh yang nyeri dengan kompres hangat untuk meredakan rasa sakit.
Selain itu, penuhi asupan nutrisi yang tepat dengan minum jus buah dan sayur yang dibuat khusus untuk kesehatan wanita.
Jus Detox for Women’s Health dari nakepress mengandung vitamin dan mineral yang mampu meningkatkan kesehatan hormon wanita, yang nantinya mengurangi nyeri haid.
Sedangkan, jus Wild Flower atau jus 3 diva bisa meredakan sakit perut saat haid dengan cara diminum setiap hari.
Yuk, tingkatkan kesehatan tubuhmu dan atasi nyeri saat menstruasi dengan rutin detox bersama nakedpress!